Pemberitahuan

Perbaikan otomatis sudah dijalankan. Silahkan periksa hasilnya dengan klik tombol OK dibawah ini.Jika masih terdapat error, bisa dijelaskan di kolom komentar. Terima kasih.

I’m Really Not The Demon God’s Lackey

Chapter 129

I’m Really Not The Demon God’s Lackey

Baca I’m Really Not The Demon God’s Lackey chapter 129 di KomikClan. Lin Jie, seorang transmigran, adalah pemilik toko buku di dunia lain. Dia baik dan berhati hangat, sering merekomendasikan buku penyembuhan kepada pelanggan yang mengalami masa sulit. Dari waktu ke waktu, dia diam-diam mempromosikan karyanya sendiri juga. Seiring waktu, pelanggan ini mulai sangat menghormatinya, beberapa bahkan sering membawa makanan khas lokal untuk membalas budi. Mereka sering mencari pendapat profesionalnya dalam memilih buku, dan berbagi pengalaman dengan pemilik toko buku biasa ini kepada orang-orang di sekitar mereka. Mereka dengan hormat dan akrab menyebut dia dengan menggunakan nama-nama seperti “Pesuruh Dewa Setan”, “Penyebar Injil Daging dan Darah”, “Penulis Ritus dan Pabean Sekte Pemakan Mayat” dan “Gembala Bintang”. Post Views: 81

Chapter ini error ? segera laporkan agar diperbaiki secepatnya!
I’m Really Not The Demon God’s Lackey chapter 129
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
I’m Really Not The Demon God’s Lackey
Load Semua Gambar
Dukung KomikClan.com dengan donasi di Saweria. Dukungan anda akan membuat website ini terus bertahan dan memberikan komik secara gratis.
I’m Really Not The Demon God’s Lackey

Lin Jie, seorang transmigran, adalah pemilik toko buku di dunia lain. Dia baik dan berhati hangat, sering merekomendasikan buku penyembuhan kepada pelanggan yang mengalami masa sulit. Dari waktu ke waktu, dia diam-diam mempromosikan karyanya sendiri juga. Seiring waktu, pelanggan ini mulai sangat menghormatinya, beberapa bahkan sering membawa makanan khas lokal untuk membalas budi. Mereka sering mencari pendapat profesionalnya dalam memilih buku, dan berbagi pengalaman dengan pemilik toko buku biasa ini kepada orang-orang di sekitar mereka. Mereka dengan hormat dan akrab menyebut dia dengan menggunakan nama-nama seperti “Pesuruh Dewa Setan”, “Penyebar Injil Daging dan Darah”, “Penulis Ritus dan Pabean Sekte Pemakan Mayat” dan “Gembala Bintang”. Post Views: 81

Details
Comments

No comments

Mode: